Senin, 14 Oktober 2019

Tentang Karang Taruna Dadi Rukun Kayuares

gak terasa kami telah memasuki fase di mana kami harus terbangun melihat keadaan di desa kami. telah sekian lama terlelap dalam kenyamanan seorang pemuda yang seolah tiada beban. Ahad Legi 13 Oktober 2019, penasihat kami "Gus Zein" memberikan nasihat dalam kesempatan tatap jumpa rutin pemuda di rumah bapak Kamil. Sudah tiga periode alih kepemimpinan Karang taruna, dari mulai kepemimpinan "Kang Dul", "Kang Tah", sampai kini dibawah kemudi "Kang Ron", kami serasa belum terbangun untuk berdiri dan bergegas membangun desa kami sendiri. Sudah lah kita bangga dengan jerih payah para senior kami dalam memberikan berbagai fasilitas yang telah menjadi aset kami. 
Tiga era tadi telah menghasilkan banyak aset seperti, sound sistem, tenda, gerabah, dan lainnya. Akan tetapi, sebentar lagi mereka juga harus mengalah dengan usia mereka. Waktu akan memaksa generasi penerus mereka untuk bersedia menerima estafet perjuangan desa ini. Harapan mulai terang ketika seorang pemuda berani mengambil keputusan untuk mewakili masyarakat sebagai penanggung jawab Dusun Kayuares yang telah beberapa periode Kayuares dipimpin oleh non pribumi. Terimakasih kami kepada sahabat "Farik Ansori" yang bersedia mewakili kami dalam menyambung aspirasi kami sampai ke Desa Paripurno. 
Telah kita rasakan sebelum tahun 2018, bahwa Kayuares seolah berjalan di tempat ketika tidak ada wakil kami yang menyambung aspirasi sampai ke Desa. Kekosongan pembangunan telah kami rasakan bersama selama dua tahun (2016-2018). Itu tidak lain karena tidak adanya orang yang bertanggung jawab untuk kemajuan Dusun Kayuares. Kini harapan kami sedikit terbuka karena seorang pemuda telah terbangun dan bersedia berjuang untuk kemajuan Dusun kami tercinta. Tepat hari ini, 14 Oktober 2019, adalah bukti eksistensi seorang pemuda dalam membangun dusun kami. Kami saling bersinergi untuk menuntut hak kami serta melaksanakan kewajiban kami. Kami berkewajiban untuk memelihara dusun kami dari segala ancaman, termasuk ancaman ketidak adilan para penguasa yang memalingkan hak kami. Alhamdulillah, satu demi satu hak kami diperoleh. Mulai dari rampungnya pembangunan berkelanjutan di daerah kami, sampai lahirnya kelompok sadar sosial di daerah kami. 
Perjuangan baru dimulai. Ini adalah awal dari perjuangan kami untuk membangun Desa kami. Kami akan berusaha terus merekrut para pemuda generasi penerus di semua penjuru Paripurno yang mempunyai visi dan misi membangun Desa bersama. Dengan bersatunya seluruh pemuda, kami mempunyai tanggung jawab besar dalam menjawab ketidak percayaan masyarakat atas generasi ini. Tanah kami mulai habis, sedangkan ekonomi kami masih bergantung pada tanah kami. Itu adalah pertanyaan besar yang harus kami jawab bersama.
bersambung....

Tidak ada komentar:

Saya sudah cerdas ??

Selamat siang sobat muda ☺☺ admin mau cerita lagi tentang hasil "ngopi" tadi malem. setelah jalan-jalan seharian dan setelah...